Menentukan perbedaan nyeri dada jantung dan GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) bukanlah perkara yang mudah, karena kedua penyakit ini bisa menimbulkan rasa sakit di dada. Pada dasarnya, agar bisa memastikan penyebab akuratnya, Anda bisa berkunjung ke Vascular Center Surabaya di RS Premier.
Fasilitas kesehatan di RS Premier Surabaya memang telah memberikan pelayanan jantung terpadu. Tentu saja, sederet dokter jantung profesional dan tim medis berpengalaman akan selalu siap membantu. Anda pun bisa melakukan screening dan konsultasi agar mendapatkan pengobatan serta penanganan sesuai kebutuhan.
Mengenal Apa Itu Nyeri Dada
Melansir dari KlikDokter, nyeri dada adalah kondisi tidak nyaman yang tubuh rasakan antara leher dengan perut bagian atas. Nyeri ini biasanya langsung dikaitkan dengan masalah jantung. Padahal, bukan hanya penyakit jantung saja yang bisa membuat dada terasa perih, tetapi juga bisa karena GERD atau asam lambung yang naik.
Cara Mengetahui Perbedaan Nyeri Dada Jantung dan GERD
Pada dasarnya, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membedakan antara nyeri dada karena asam lambung atau sakit jantung. Misalnya dari rasa nyerinya, gejala yang menyertai, waktu kemunculan, dan lain sebagainya. Agar tidak bingung, simak penjelasannya berikut ini.
1. Rasa Nyeri
Meskipun sama-sama nyeri dada, nyeri karena asam lambung atau GERD lebih mirip seperti sensasi terbakar atau panas di dada yang juga dikenal sebagai heartburn.
Sementara itu, nyeri dada karena sakit jantung terasa seperti diremas atau ditekan. Seolah-olah, ada benda berat yang menimpa dada sebelah kiri. Lalu, nyeri dada karena masalah jantung juga bisa menjalar ke anggota tubuh lain, seperti lengan, leher, hingga punggung.
2. Gejala yang Menyertai
Perbedaan nyeri dada jantung dan GERD juga bisa Anda perhatikan dari segi gejala. Nyeri dada karena GERD umumnya membawa keluhan lain yang berkaitan dengan masalah pencernaan. Contohnya seperti mual, perut kembung, terus bersendawa, dan mulut terasa pahit.
Sementara itu, gejala yang biasanya mengikuti nyeri dada karena masalah jantung, antara lain sesak nafas, jantung berdebar, pusing, dan keringat dingin.
3. Waktu Kemunculan Nyeri
Terakhir, Anda bisa perhatikan dari waktu kemunculannya. Nyeri karena asam lambung biasanya muncul setelah makan. Terlebih jika Anda makan dengan porsi berlebihan, mengonsumsi makanan pedas atau berlemak, serta makan terlalu cepat.
Lalu, bagaimana dengan waktu kemunculan nyeri dada akibat jantung? Nyeri ini terjadi secara mendadak atau saat Anda sedang melakukan aktivitas fisik berat.
Sudah Tahu Perbedaan Nyeri Dada Jantung dan GERD?
Wawasan di atas sangat penting untuk dipahami agar Anda mampu mengenali perbedaan nyeri dada jantung dan GERD. Sehingga, langkah penanganan yang Anda ambil akan lebih tepat. Pasalnya, salah melakukan pengobatan juga sangat berisiko menyebabkan gejala yang lebih parah nantinya.
Namun, jika tidak yakin atau merasa yakin gejala yang dirasakan berkaitan dengan masalah jantung, Anda bisa pergi ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti Vascular Center Surabaya. Fasilitas kesehatan milik RS Premier Surabaya ini memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi dan screening awal.
Cakupan pemeriksaannya pun lengkap, meliputi EKG (elektrokardiogram), treadmill, ekokardiografi, pemantauan irama jantung, CT Cardiac/MRI Cardiac, serta pelayanan jantung advance melalui Cath Lab (CAU). Jangan terus tunda, segera konsultasi sekarang demi kesehatan Anda!