Ada kalanya berbagai cara menghilangkan bau pada Miss V terasa tidak efektif. Jika demikian, maka kemungkinan ada kondisi tertentu yang menyebabkan timbulnya bau. Salah satu penyebab yang cukup umum yaitu infeksi jamur.
Infeksi jamur pada Miss V terjadi karena jamur Candida mengalami pertumbuhan secara berlebihan. Jamur ini normal terdapat pada kulit tubuh. Namun, saat populasinya terlalu banyak bisa mengakibatkan infeksi. Nah, mari kenali apa saja tanda infeksi jamur pada Miss V.
Tanda Infeksi Jamur pada Miss V
Infeksi jamur pada Miss V biasanya menimbulkan berbagai gejala berikut:
1. Gatal
Tanda paling umum terjadinya infeksi jamur yaitu munculnya rasa gatal sekitar area Miss V. Gatal-gatal timbul karena pertumbuhan jamur yang terlalu banyak menyebabkan terganggunya keseimbangan bakteri baik pada Miss V. Mengutip dari Mayo Clinic, infeksi jamur bisa mengakibatkan gatal dan iritasi pada area kewanitaan dan jaringan di dekatnya yang disebut vulva.
2. Pembengkakan
Bengkak dan kemerahan merupakan reaksi umum sistem kekebalan tubuh saat terjadi infeksi. Gejala tersebut juga muncul dalam infeksi jamur pada Miss V. Pembengkakan dan kemerahan biasanya terjadi pada bagian vulva (lubang vagina) dan pada Miss V. Hal ini bisa menyebabkan timbul rasa nyeri pada area kewanitaan, terutama saat berhubungan intim.
3. Sensasi Terbakar
Infeksi jamur juga bisa mengakibatkan gejala berupa sensasi terbakar dan nyeri. Biasanya, gejala ini dirasakan saat buat air kecil atau berhubungan intim. Melansir dari Alodokter, keluhan sensasi terbakar dan nyeri pada Miss V disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans pada uretra (saluran pembuangan air kecil). Infeksi menimbulkan peradangan yang menyebabkan pada sensasi terbakar. Jika mengalami gejala tersebut, maka pastikan segera periksa ke dokter.
4. Ruam
Tanda adanya infeksi pada Miss V yang selanjutnya yaitu ruam kemerahan. Seperti halnya pembengkakan, ruam merupakan gejala yang umum muncul saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap infeksi. Ruam kemerahan bisa muncul pada area vulva. Ruam juga kerap disertai dengan gejala lain seperti kulit pecah-pecah dan mengelupas.
5. Keputihan
Bagi wanita, keputihan sebenarnya merupakan kondisi yang wajar terjadi. Keputihan normal umumnya berwarna putih bening dan tidak terlalu kental. Namun, saat terjadi infeksi pada Miss V, keputihan yang keluar bisa bertekstur kental atau bahkan menggumpal. Warnanya pun berbeda dari keputihan normal, cenderung kekuningan.
Mengutip dari Mayo Clinic, infeksi bisa menyebabkan keluarnya cairan putih kental yang sedikit atau tidak berbau. Cairan tersebut mengandung sel-sel dan terlihat seperti cottage cheese.
Itulah beberapa tanda infeksi jamur pada Miss V yang perlu Anda waspadai. Apabila mengalami tanda-tanda tersebut, maka sebaiknya mengkonsultasikan dengan dokter agar mendapat penanganan.